Bupati: Mahasiswa Harus Membawa Perubahan

Bupati: Mahasiswa Harus Membawa Perubahan

"Integritas Pergerakan Mahasiswa sebagai Pilar Demokrasi di Kabupaten Lombok Timur" menjadi tema yang diusung Konferensi Cabang XVI PMII Lombok Timur yang digelar Kamis, 22 Februari di Gedung Pemuda dan Mahasiswa Lombok Timur.


Pjs. Bupati Lombok Timur,  H. Ahsanul Khalik, S. Sos, MH yang hadir dalam kesempatan tersebut dalam sambutannya sekaligus membuka  Konfercab itu mengingatkan agar PMII mengambil peran sebagai perekat perbedaan yang ada dalam masyarakat. Mengingat besarnya jumlah penduduk Lombok Timur peran ini sangatlah penting utamanya pada masa saat ini, di mana Lombok Timur tengah menghadapi Pilkada. Ahsanul merunut pula akar PMII sebagai bagian dari pergerakan PBNU.

Bupati mengingatkan pula agar tidak memilih pemimpin yang hanya mementingkan diri sendiri, termasuk dalam pemilihan ketua yang menjadi salah satu agenda konfercab. Pemilihan ketua juga harus tetap mengembangkan sistem demokrasi sebagaimana diajarkan dalam Islam. Kendati ada perbedaan akan tetapi hal itu harus dapat dikelola sehingga mencapai keberhasilan untuk tujuan bersama. Ia berpesan pula agar mahasiswa dapat membuat perubahan yang lebih baik untuk daerah ini dengan menegakkan kesatuan dan persatuan.

Hasil konfercab ini diharapkan dapat menjadi alat kontrol, tidak sebatas wacana.
 

Sementara itu  Ketua panitia Konfercab, Abdul Kudus dalam laporannya menyampaikan kader PMII memiliki tanggung jawab besar dalam Konfercab kali ini, terkait pelaksanaan Pilkada. Kader PMII harus mampu memilih pemimpin yang sanggup menjaga netralitas PMII sebagai organisasi pengkaderan. Karenanya panitia menetapkan penyaringan cukup ketat melalui verifikasi persyaratan calon. Kudus menjamin calon yang ada saat ini telah memenuhi persyaratan.

Konfercab pengurus cabang PMII dihadiri pula oleh Ketua Ikatan Alumni PMII, PKC PMII NTB, Sekretaris MABINCAB dan perwakilan dari Polres Kabupaten Lombok Timur.